Jadi ORANG BAIK aja NGGAK CUKUP..

“Jon, di desa kita ada warung jual miras. Ayo kita tindak!” “Nggak usah. Yang penting jadi orang baik.” Sebulan kemudian. “Jon, para pemuda mulai suka mabuk- mabukan di warung itu. Ayo kita tindak sebelum terlambat!” “Buat apa? Lha wong mereka juga nggak ganggu kita, kok.” Sebulan lagi berlalu. “Jon, sekarang warung itu dibangun tambah megah. Nggak cuma jual miras, sudah ada pelacurnya juga. Setengah penduduk desa sudah jadi pelanggan. Kalau kita tidak menindak sekarang, besok-besok kita nggak akan punya kekuatan lagi.” “Urus diri sendiri dulu, nggak usah ngurusin orang lain.” Setahun kemudian. “Jon, desa kita sudah jadi pusat maksiat. Masjid mau dirobohkan. Kamu, sebagai ta’mirnya, juga akan diusir.” “Lho, lho. Kok gitu? Ya jangan gitu, dong. Ayo kita lawan mereka!” “Sudah terlambat, Jon. Kita sudah jadi minoritas. Dulu saat mereka dengan getol menanamkan ideologi dan memperluas kekuasaan, kita cuma sekedar jadi orang baik. Ternyata itu tidak cukup.” -Fiksi Opik Oman-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s